Beranda > Uncategorized > >BERBAGI KEHIDUPAN : SELAMATKAN SESAMA!

>BERBAGI KEHIDUPAN : SELAMATKAN SESAMA!

>Saudara-Saudari yang terkasih, hari ini Gereja merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Kita tahu bahwa Yesus telah menyerahkan hidupnya, tubuh dan darahNya, bagi keselamatan manusia, keselamatan kita. Proses penyaliban yang Yesus jalani merupakan tindakan kasih tiada batas. Tindakan kasih sehabis-habisnya!

Dalam Injil Minggu ini (Lukas 9:11b-17), dikisahkan Yesus memberi makan kepada lima ribu orang. Yesus menjawab kecemasan dan kegelisahan para murid ketika Yesus mengatakan “Kamu harus memberi mereka makan!”. Para murid mengalami ketidaksanggupan untuk memberi makan orang banyak dengan lima roti dan dua ikan yang ada pada mereka. Hal menarik yang Yesus lakukan adalah ketika Yesus menyuruh para murid supaya orang banyak itu duduk dalam kelompok-kelompok, kira-kira lima puluh orang setiap kelompoknya (Luk 9:14). Berarti ada sekitar seratus (100) kelompok. Ketika Yesus menyuruh duduk orang banyak itu, tentu saja mereka bisa melepas rasa lelah setelah seharian berjalan mengikuti Yesus. Mereka bisa menenangkan diri. Orang dalam keadaan lapar bisa mudah terpancing emosi. Mereka menjadi lebih rileks. Dengan pembentukan kelompok-kelompok ini Yesus ingin supaya orang banyak itu saling mengenal lebih dalam. Setelah mendengar pengajaran Yesus, mereka diajak untuk lebih saling mengenal sesamanya. Saling menyapa dan mendengarkan masing-masing pribadi yang ada. Dan akhirnya kelompok ini menjadi tidak sekedar kumpulan orang-orang tetapi menjadi kelompok persaudaraan. Kelompok dimana mereka mengalami adanya ikatan kasih.

Mari kita lihat apa yang dilakukan Yesus setelah orang banyak itu duduk dalam kelompok-kelompok. Yesus mengambil lima roti dan dua ikan. Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-muridNya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak (Luk 9:16 ). http://www.ekaristi.org/bible/images/px.gifDari kisah ini kita diajak untuk memahami kuasa kasih Allah kepada manusia. Kita belajar bagaimana caranya mengoptimalkan potensi kasih yang ada di dalam diri kita. Jumlah lima roti dan dua ikan, di mata dan pikiran kita, pasti tidak akan berpengaruh apapun untuk dibagikan kepada lima ribu orang yang saat itu mengikuti Yesus. Apalah artinya lima roti dan dua ikan dibandingkan dengan orang sebanyak itu. Tapi tidak demikian bagi Yesus. Dia menunjukkan sesuatu yang luar biasa kepada para murid dan orang banyak. Di tangan Yesus sesuatu yang dianggap kecil atau tidak bernilai di mata manusia menjadi luar biasa.

Bagaimana dengan diri kita? Apa yang kita miliki untuk dibagikan dalam hidup bersama? Atau kita juga merasa tidak memiliki apa-apa seperti para murid tadi? Lalu kita lebih mudah menyerah dan lepas tangan terhadap kebutuhan sesama? Kita lantas menyuruh orang pergi dari hadapan kita, padahal kita sebenarnya bisa menolong? Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, menghadirkan kembali keberadaan Kristus yang telah mengorbankan diriNya bagi hidup kita (I Kor 23-26). Maka setiap kali kita merayakan perjamuan Ekaristi, kita mengenang kembali kebaikan Tuhan. Dan dari sinilah semangat hidup untuk berbagi dinyatakan.

Sedikit refleksi untuk kita bersama. Berapa kali saudara makan dalam sehari? Apa yang Saudara makan? Bagaimana sikap Saudara terhadap makanan tersebut? Setiap kali Saudara makan, apakah makanan yang sudah masuk di piring Saudara dihabiskan atau lebih banyak yang tersisa dan ditinggalkan begitu saja? Sementara ada begitu banyak orang yang mengais-ngais makanan dari tempat sampah untuk mengisi perutnya. Apakah kita akan membiarkan mereka juga mengais-ngais sisa makanan kita sendiri? Marilah kita berbagi kehidupan untuk selamatkan sesama!

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: