Beranda > Uncategorized > >malamnya kota batam

>malamnya kota batam

>Batam, sebuah pulau yang terletak di gugusan Kepulauan Riau dan berada di jalur strategis di Selat Malaka. Secara geografis, Batam terletak sangat dekat dengan 2 negara tetangga, yaitu Malaysia dan Singapura. Memang Batam bukan pulau yang besar. Namun Batam memiliki pesona tersendiri sebagai sebuah pulau kecil. Ada berbagai kekhasan yang membuat Batam bersinar. Bukan hanya karena keeksotisan panoramanya, juga karena gemerlapnya yang mampu berdenyut 24 jam tanpa henti.

Kini Batam telah menjadi sebuah kota yang gemerlap. Banyak yang menyebut Batam sebagai kota metropolitan, yaitu kota yang memiliki mobilitas kehidupan yang cukup tinggi. Disamping padatnya jumlah penduduk, kehidupan di sini juga tak pernah berhenti berputar baik siang mau pun malam.

Selain itu, Batam juga merupakan pusat industri di Indonesia karena letaknya yang strategis. Berpuluh-puluh pabrik dibangun di sini. Ribuan pekerja didatangkan untuk menjalankan kehidupan industri yang telah diciptakan. Hal ini membuat Batam tidak memiliki kesempatan untuk “beristirahat” dari perkembangannya. Terus dan terus berkembang seakan-akan telah menjadi tugas wajib bagi Batam di masa sekarang ini.

Memang perkembangan Batam saat ini bisa diamati dengan sangat mudah. Berbagai fasilitas dan sarana dibangun untuk mengimbangi kecepatan perkembangan kota kecil ini yang makin hari makin sukar untuk diprediksi.

Sekitar tahun ’80 hingga ‘90an, barulah Batam mulai berkembang. Beberapa fasilitas umum sudah mulai dibangun walau pun masih cukup sederhana. Tapi setidaknya, masyarakat Batam susah tidak perlu lagi kesusahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Di atas tahun-tahun itu, Batam juga masih terus berkembang. Hanya saja, perkembangannya tidak secepat dan sedinamis ini. Jika kita melihat dalam jangka waktu sebulan, mungkin perubahannya tidak kelihatan. Tapi, jika sekarang kita melihat perubahan Batam dalam jangka waktu satu bulan, akan terlihat perubahannya sangat mencolok. Ada saja yang selalu berubah.

Jadi, yang perlu kita lakukan adalh mensyukuri semuanya. Karena kita telah diberikan kenyamanan untuk tinggal di kota kecil yang indah, serba ada, serba cepat, dan serba dinamis ini. Tapi, walau pun semua kehidupan berdenyut dengan cepat, kita juga tetap harus menjaga budaya keramahan kita sebagai orang Melayu. Memang tidak semuanya orang Melayu. Tapi di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung, bukan? Tidak masalah jika kita harus mengikuti adat orang Melayu.

Juga kita tidak boleh bersikap individualis layaknya orang-orang yang tinggal di metropolitan. Tetap bersilahturahmi dengan sesama kita, terutama yang tinggal selingkungan dan kepada para pendatang. Kita harus saling sapa dan berbagi keramahtamahan.

view-batamTahun depan adalah Visit Batam 2010. Di mana segala keunikan Batam akan disuguhkan kepada para pelancong yang datang ke Batam. Baik dari dalam mau pun luar negeri. Maka dari itu, kita harus tetap menjaga keindahan dan keeksotisan pesona Batam agar para pendatang itu tidak kecewa berkunjung ke Batam dan akan kembali berkunjung ke sini.



Contoh sederhana dari pesatnya perkembangan fasilitas umum yang ada di Batam adalah pembangunan pusat-pusat perbelanjaan, seperti mall, yang berlangsung tanpa henti. Sudah banyak mall di Batam ini, tapi masih saja mall-mall baru dibangun dan selalu menyaingi mall-mall yang sudah ada sebelumnya.

Mall menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke Batam. Karena harga barang-barang di mall-mall Batam memang tergolong murah dengan barang yang kebanyakan kualitas ekspor. Maklum saja, kebanyakan barangnya “lungsuran” dari Singapura. Jadi tidak heran jika di sini banyak ditemukan barang-barang bermerk yang bukan barang lokal.

Selain itu juga, perkembangan Batam yang lain ada di sektor wisata alam. Wisata alam yang saat ini tengah menjamur adalah wisata pantai. Karena Batam adalah sebuah pulau kecil dengan garis pesisir pantai yang cukup panjang, membuat pulau ini memiliki banyak pantai. Tak sulit untuk menemukan pantai. Karena hampir di semua sudut Batam memiliki pantai yang amat sering dikunjungi. Yang membuat menarik, seluruh pantai-pantai yang ada di Batam memiliki pesona keindahan yang amat menantang minat untuk mengunjunginya.

Bukan hanya mall dan pantai yang bisa menarik minat kita terhadap Batam. Di sepanjang perjalanan dari dan ke mana pun, kita akan disuguhi pemandangan yang amat berwarna. Karena Batam memiliki pemandangan ruko-ruko yang memiliki gradasi warna yang mencolok mata namun tetap indah untuk dipandang setiap sudut jalannya. Banyaknya ruko yang “bertaburan” di tiap ruas jalan, baik jalan protokol mau pun jalan raya biasa, membuat kota kecil ini juga dijuluki sebagai “Kota Ruko”.

Jika kita telah berlelah-lelah mengitari pulau yang menarik ini, kita bisa melepas penat dan mengisi perut di banyak restoran yang banyak sekali bertebaran di berbagai sudut kota. Tinggal pilih, mulai dari restoran kelas satu di hotel atau gedung mewah, restoran cepat saji di mall-mall, hingga restoran kelas jalanan alias warteg yang berderet di sepanjang jalan, bahakan ada juga restoran yang terletak alam terbuka yang berada di ketinggian sehingga kita bisa menikmati santapan sambil melihat pemandangan Batam ari ketinggian. Di restoran-restoran itu, berbagai macam menu disajikan, mulai dari yang lokal, hingga mancanegara. Semua tersedia untuk semua orang, semua kalangan, tergantung di level mana kita sanggup merogoh saku.

batam12Tidak akan kecewa jika kita berkunjung ke Batam. Karena semua fasilitas yang kita butuhkan tersedia di sini. Memang amat pantas jika Batam juga digelari “Kota Serbaada”. Tak kurang satu apa pun yang kita butuhkan. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada mall, pantai, pemandangan yang menarik, dan restoran-restoran. Tak kurang juga berbagai jenis penginapan ditawarkan di sini. Juga saran transportasi yang selalu siap siaga 24 jam. Tidak akan membingungkan, bahkan bagi pengunjung yang baru pertama kali menginjak Batam sekali pun.

Mungkin jika kita hanya melihat Batam saat ini, kita akan berpikir bahwa Batam memang pulau yang “wah” dengan segala fasilitasnya. Serba ada, serba cepat, dan serba dinamis. Namun, kita memandang Batam di masa lalu, kita mungkin akan terperangah karena saat itu semua fasilitas yang “wah” itu sama sekali tidak ada.

Menurut cerita orang-orang tua yang sudah lama di Batam, ketika baru dibuka sekitar tahun ‘70an, Batam itu tidak ada apa-apanya. Jalan raya pun dulu tidak ada. Yang ada cuma jalan yang dilapisi dengan tanah merah. Di sepanjang jalan tidak ada pemandangan apa-apa kecuali hutan yang masih berwarna hijau. Jadi, jangankan ruko yang berwarna-warni, rumah penduduk saja masih belum ada.

Selain itu juga, jangan bayangkan kita bisa menemukan restoran dengan mudah. Mencari pasar saja sulitnya bukan main. Kalau pun ada, tidak setiap hari. Kadang untuk belanja saja harus menimbun persediaan untuk jangka waktu yang cukup lama. Jika tidak, bisa-bisa kita harus puasa karena kehabisan persediaan bahan makanan.

Untuk membeli pakaian pun bukannya seperti sekarang ini yang tinggal pergi ke mall dan pilih baju di sana. Terkadang orang Batam dulu, harus pergi ke kota lain untuk membeli pakaian atau bahkan pergi ke Singapura. Jadi, untung membeli beberapa potong pakaian, kita harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.


selain perkembangan batam, di sisi lain kita juga dapat melihat sisi malamnya di kota batam ini.


Batam saat ini telah menjadi suatu daerah industri yang sangat di harapkan oleh Indonesia. Perkembangan industri yang tinggi menjadikan Batam yang dulu hanya hutan belantara menjadikan Batam sebagai salah satu kota yang banyak dikunjugi pelancong di Indonesia, ketiga setalah Bali dan Jakarta tentunya.Pelancong di Batam banyak berasal dari negaran Singapura dan Malaysia yang letaknya tidak terlalu jauh 1 jam sampai 2 jam perjalanan melalui kapal laut. Umumnya pelancong dari negeri seberang ini untuk menikamti kehidupan malam yang ada di Batam walaupun tidak sedikit untuk urusan bisnis tentunya.Kehidupan malam di Batam sangat menarik bagi sebagian para pelancong yang ke Batam baik pelancong dari luar negeri dan juga pleancong dari dalama negeri tentunya.

Pemerintah daerah setempat telah berusaha untuk merubah imej kota Batam dari kehidupan Malam menjadikan Batam sebagai kota MICE (Meeting, Invitation, Conference and Exibition) tetap tidak bisa merubah imej kota malam itu.Di Batam saat ini sangat banyak dijejali oleh Bar, Pub, Dischotique, cafe dan tentunya panti pijat, menjadikan kota Batam sangat terasa panjang malamnya begitu kata-kata penikmat kehidupan malam.Kehidupan malam di Batam bagi sebagian pelancong dari luar sono sangat murah, mulai dari harga bir, makanan dan tentunya wanitannya. Bagi pelancong dari negara Singapura dan Malaysia mereka saban weekend mengunjungi Batam untuk menikmati kehidupan malam di Batam ini. Pelancong itu tidak semuanya juga yang berasal dari pekerja kelas atas, banyaknya malah pekerja kelas bawah seperti Clening service, buruh harian , buruh bangunan dan sopir. Mereka ini bisa dengan sangat glamour menghamburkan uang mereka layaknya para Jetset karena memang penghasilan mereka yang besar bila diukur kurs mata uang rupiah yang sangat kita cintai ini.

Bila membicarakan kehidupan malam tidak lepas dari membicarakan wanita malam. Wanita malam bagi para pelancong dari negeri seberang sangat murah harganya, dengan uang hanya 50 dollar sing telah bisa menikmati wanita semalam suntuk. Laporan media hari ini bisa menjadi peringatan para penikmat wanita malamdi Batam ini, Media Tribun Batam dalam tulisannya selasa , 26 februari 2008 melaporkan 31 wanita malam yang terjaring operasi Penyakit Masyarakat di Batam oleh dinas sosial Kota Batam, hanya 9 orang saja yang bersedia melakukan tes darah, hasilnya semua wanita malam tersebut terkena penyakit kelamin, tiga orang positif HIV dan 6 orang terkena sifilis.Laporan yang memberikan warning para penikmat kehidupan malam, boleh saja menikmati kehidupan malam di Batam tapi jangan coba-coba menikmati wanita malam di Batam kalau mau menanggung resikonya. Ayo Siapa Mau??? 

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: